Vaksinasi Berbayar Ditunda, Kimia Farma Semarang: Sudah Ada 10-15 Orang Mendaftar

ABOUTSEMARANG – Kimia Farma resmi menunda vaksinasi berbayar gotong royong yang seharusnya mulai dilakukan hari Senin (12/7).

Menurut Business Manager Kimia Farma Jateng I, Firdaus Sitepu, keputusan penundaan vaksinasi berbayar berdasarkan webinar bersama Kimia Farma Pusat, karena masih ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk memulai.

“Sampai minggu sore kemarin sebenarnya memang direncanakan ada vaksinasi mandiri berbayar. Tapi berdasar keputusan melalui webinar diputuskan ditunda dulu. Ini karena ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dulu,” kata Firdaus kepada wartawan, Senin (12/7).

Firdaus mengaku belum mengetahui hingga kapan waktu penundaan ini. Karena keputusan itu sepenuhnya berasal dari Kimia Farma pusat untuk pengadaan vaksinasi berbayar ini.

Sejauh ini tercatat sebanyak 136 orang yang sudah mendaftar vaksinasi mandiri berbayar dari Kimia Farma di seluruh Indonesia. Sedangkan di Semarang sebanyak 10-15 orang yang sudah mendaftar.

“Kalau di Semarang sendiri ada sekitar 10 – 15 orang yang mendaftar. Itu data tadi malam,” bebernya.

Kimia Farma telah menyediakan 100 dosis per harinya jika vaksinasi berbayar dimulai, sedangkan untuk vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinovac.

Meski ditunda, pihaknya mengaku telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, seperti ruangan dan vaksinator.

“Kita sudah siap insfrasktrukturnya, ada sealernya dan lain lain. Ada juga kita pasang alat yang terpasang dengan bio farma pusat terkait perubahan suhu tempat penyimpanan vaksin. Itu terdeteksi. Vaksin sudah ada. Ada dua vaksinator dan ada tambahan empat tenaga kesehatan,” tandasnya. (ard)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan