Vaksinasi Keliling Dapat Respon Positif, Wali Kota Hendi Akan Tambah Vaksinator

ABOUTSEMARANG – Vaksinasi keliling yang diinisiasi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di sejumlah kelurahan mendapatkan respon positif dari masyarakat.

Target 500 vaksin per kelurahan pun tercapai pada putaran pertama di Kecamatan Banyumanik.

Melihat antusiasme warga untuk Vaksinasi, Wali Kota yang akrab disapa Hendi ini berencana menambah tim vaksinator yang akan berkeliling di setiap kelurahan.

“Alhamdulillah vaksinasi keliling di Kecamatan Banyumanik disambut sedulur-sedulur dengan antusias, partisipasi RW untuk mengkoordinir masing-masing warganya untuk bisa divaksin juga berjalan dengan baik,” ujar Hendi saat meninjau vaksinasi keliling di Kelurahan Bulusan Kecamatan Tembalang, Minggu (25/7).

Hendi menuturkan penambahan tim vaksinator nantinya akan melakukan vaksinasi keliling di sejumlah kelurahan dengan angka kasus Covid-19 yang cenderung tinggi.

Tambahan vaksinator akan melakukan vaksinasi keliling di Kelurahan Tlogosari Kulon, Muktiharjo Kidul, Palebon, dan Kelurahan Pedurungan Tengah.

“Untuk itu supaya bisa lebih masif lagi dan vaksinasinya semakin cepat, saya minta untuk vaksinator yang keliling kelurahan diperbanyak, minimal 4 tim penambahannya, menyasar ke kelurahan-kelurahan di Kecamatan Pedurungan,” tekan Hendi.

Hendi optimis dengan semakin masifnya vaksinasi keliling di setiap kelurahan, Kota Semarang akan dapat mengejar target herd immunity atau kekebalan kelompok.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, M. Abdul Hakam menuturkan sesuai arahan Wali Kota Semarang, vaksinasi keliling kelurahan di Kecamatan Pedurungan akan mulai berjalan pada Senin (26/7).

Adapun dengan adanya penambahan kapasitas vaksinasi melalui metode keliling tersebut, sentra vaksinasi di Kota Semarang akan fokus pada penyuntikan vaksin kedua.

“Vaksinasi keliling di Pedurungan sesuai arahan Pak Wali mulai Senin, untuk sentra vaksinasi fokus pada V2. Kalau untuk puskesmas bisa V1 back-up vaksinasi keliling, atau bisa juga V2 back-up sentra vaksinasi,” terang Hakam. (ard)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan