Viral Video Mario Dandy Pakai Kabel Ties Sendiri, Polisi: Itu Video Editan

ABOUTSEMARANG – Viral video Mario Dandy memasang kabel ties untuk mengikat tangannya sendiri. Pihak Polda Metro Jaya pun menjelaskan peristiwa yang terjadi di balik video viral tersangka kasus penganiayaan David Ozora (17), Mario Dandy Satriyo (20).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko pada Jumat (26/5) malam, menjelaskan jika video viral itu merupakan editan yang disatukan dari dua peristiwa berbeda.

Trunoyudo mengatakan peristiwa itu terjadi saat pengurusan administrasi penyerahan Mario Dandy dari Direktorat Tahti ke penyidik. Dia mengatakan Mario Dandy tiba-tiba mengambil kabel ties sendiri.

Saat mengambil kabel ties itu, Mario Dandy masih menggunakan kemeja hitam. Setelah administrasi penahanan selesai, Mario Dany baru dipakaikan baju tahanan oleh penyidik.

“Kemudian fakta sesungguhnya pasca administrasi telah selesai, penyidik secara SOP memakaikan baju tahanan berwarna oranye dan memasangkan kabel ties kepada tersangka,” jelasnya.

Dia mengatakan penyidik kemudian membawa Mario Dandy ke luar Rutan Polda Metro Jaya. Dia dibawa ke Bid Dokkes untuk tes kesehatan.

“Sebelum dilakukan pelimpahan tahap 2 ke Kejari Jakarta Selatan,” ujarnya.

Sebelumnya beredar video Mario Dandy Satriyo terpergok kamera bisa melepas dan memasang kabel ties untuk mengikat tangannya sendiri. Dalam rekaman itu terlihat Mario mengambil kabel ties yang ada di meja.

Kemudian, Mario memasukkan kedua tangannya ke dalam kabel ties itu lalu mengencangkannya.

Selanjutnya, di video itu, Mario menyampaikan penyesalan serta permintaan maaf atas kasus hukum yang menjeratnya sambil tersenyum.

Sementara itu, dilansir dari cnnindonesia.com, Sabtu (27/5), Perwakilan keluarga David, Alto Luger mengaku tak kaget dengan apa yang dilakukan Mario itu. Ia mengatakan Mario memang mendapatkan perlakukan spesial meskipun sudah menjadi tersangka penganiayaan dan ditahan polisi.

BACA JUGA :   Video Nakes Tak Suntik Isi Vaksin Viral, Kepala DKK Semarang Klarifikasi

Menurut dia, video tersebut makin menguatkan alasan keluarga hilang kepercayaan dengan aparat penegak hukum.

“Keluarga heran, tapi tidak kaget atas perilaku spesial yang diperoleh tersangka penganiayaan berat ini. Seperti surat terbuka yang saya tulis tiga hari lalu, kami pernah percaya pada aparat penegak hukum, video ini menjadi bukti bahwa hilangnya kepercayaan terhadap aparat penegak hukum adalah sangat beralasan,” kata Alto saat dikonfirmasi, Jumat (26/5).

Alto menilai apa yang terlihat dalam video itu tidak hanya menunjukkan bahwa Mario tak menyesali perbuatannya, tetapi juga memperlihatkan kesombongan. Ia berpendapat Mario masih merasa keluarga dapat membeli keadilan. (***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan