Viral! Video Rusuh Konser Musik De Tjolomadoe Hingga Rubuhkan Tenda

ABOUTSEMARANG – Video rusuh konser musik di De Tjolomadoe, Colomadu, Karanganyar viral di media sosial, Sabtu (22/7).

Dari video yang beredar terlihat, kerumunan massa mengamuk dan merusak sejumlah pagar hingga rubuhkan tenda konser musik.

Dalam video yang beredar juga terdengar suara pemilik property konser tersebut meminta massa berhenti melakukan perusakan namun tidak digubris.

“Tolong. Tolong itu barang saya mas. Jangan rusak barang saya mas. Ini semua barang saya mas, saya yang merugi mas,” bunyi suara tersebut terdengar keras di area De Tjolomadoe.

Diketahui, massa merusak panggung dan tenda-tenda acara karena konser tak kunjung dimulai. Konser itu sedianya menampilkan band Superman Is Dead (SID), Koil, Rebellionrose, Stand Here Alone, MCPR, dan Havinhell.

Namun, konser akhirnya batal hingga menyulut emosi penonton yang sudah membeli tiket dan datang ke lokasi. Sejumlah penonton pun mengamuk dan merusak sejumlah tenda dan pagar pembatas.

Salah satu penonton asal Solo, Agung mengaku kondisi panggung sudah rusak parah ketika ia datang di lokasi.

“Saya sampai sini sudah chaos,” katanya.

Agung mengatakan menurut rundown acara, seharusnya konser dimulai pukul 14.00 WIB. Namun hingga ia tiba di De Tjolomadoe, suara musik belum juga terdengar dari sound system yang ada di panggung.

“Kalau aku lihat di sosmed itu EO-nya kehabisan dana untuk bayar vendornya. Makanya sound-nya nggak dihidupin,” katanya.

Sementara itu, sekira pukul 20.00 WIB, Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold Hendra tiba di lokasi dan langsung mendapatkan unek-unek dari penonton. Sebagian dari mereka juga menanyakan kelanjutan konser.

BACA JUGA :   Viral! Video Wanita 61 Detik Mirip Nagita Slavina, Raffi Ahmad : Jangan Sampai Terprovokasi

Kedatangan Kapolres cukup membuat penonton tenang. Jerrold kemudian melakukan mediasi dengan penonton.

Kapolres mengungkapkan, EO belum menyelesaikan kewajiban ke pihak vendor sound system. Nilainya seratusan juta rupiah.

“Ternyata dari EO masih belum menyelesaikan kewajiban dia ke salah satu vendor yakni sound system, dan beberapa vendor lainnya. Dari interogasi awal kita, sekira Rp 120 juta,” jelasnya, Sabtu (22/7).

Para penonton banyak yang menanyakan tentang uang pembelian tiket sebesar Rp 120 ribu.

“Terkait proses pengembalian tiket, akan kita tindak lanjuti dengan EO,” kata Kapolres.

Pihak kepolisian akhirnya mengamankan tiga orang dari pihak EO konser musik De Tjolomadoe itu.

“Sementara dari Polsek (Colomadu) sudah mengamankan tiga orang EO, 1 perempuan, dan 2 laki-laki. Sementara EO lokal,” terang AKBP Jerrold. (***)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan