Viral Video Salamat Sianipar Dipukuli Warga Kampung, Keluarga Minta Tolong Presiden

ABOUTSEMARANG – Video aksi warga kampung memukuli pria paruh baya yang menolak isolasi mandiri usai terkonfirmasi positif Covid-19 viral di media sosial.

Aksi warga ini terjadi pada Kamis (22/7) dan viral setelah diunggah oleh salah satu akun instagram @inimedanbung pada Sabtu (24/7).

Dalam video itu terlihat seorang pria yang diketahui bernama Salamat Sianipar (45 tahun) dipukuli hingga dianiaya warga di Sianipar Bulu Silape Kecamatan Silaen Toba Samosir Sumatera Utara.

Salamat Sianipar diketahui merupakan pasien Covid-19 dan diminta dokter untuk melakukan isolasi mandiri. Namun, masyarakat bukannya iba dan membantu melainkan justru ingin pria itu dijauhkan dari kampung Bulu Silape secara paksa.

Saat Salamat Sianipar kembali ke rumah, masyarakat setempat tidak terima hingga memukulinya seperti hewan.

Tangkapan layar video Salamat Sianipar Dipukuli Warga Kampung.

“Kami dari pihak keluarga tidak menerima & ini tidak manusiawi lagi. Perlu adanya edukasi dari pemerintah untuk masyarakat tentang Covid-19,” tulis akun @jhosua_lubis yang merupakan keponokan dari Salamat Sianipar.

“Kejahatan kemanusiaan ini diatur dalam Statuta Roma dan diadopsi dalam Undang-Undang No. 26 tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia,” tambahnya.

Dalam caption video tersebut meminta pemerintah untuk mengedukasi dan menindak secara tegas.

“Hukum Indonesia juga tegas melarang penyiksaan. Konstitusi Indonesia, Undang-Undang Dasar 1945, menyatakan hak untuk bebas dari penyiksaana dalah hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. Hak untuk bebas dari penyiksaan juga tertuang dalam UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia,” tambahnya.

Terakhir, keluarga Salamat Sianipar berharap Pemerintah sebagai penegak hukum untuk menegakkan keadilan untuk menindaklanjuti masalah ini.

“Kami berharap Keadilan Ditegakkan Setegak-tegaknya Kepada Presiden & Wakil Presiden , Pemerintah & Aparatur Negara untuk menindaklanjuti Kejadian ini,” imbuhnya. (ard)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan