Wagub Jateng Desak Kepala Daerah Perbarui Data Kemiskinan, Ini Alasannya!

Semarang, Jawa Tengah,- Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendesak seluruh kepala daerah di provinsi Jawa Tengah agar segera melakukan pembaharuan verifikasi dan validasi data kemiskinan maupun pengangguran.

“Data kemiskinan harus kita perbaiki, harus kita validasi lagi, termasuk mana saja yang terdampak dan yang perlu kita dorong. Saya berharap kepada kepala daerah di 35 kabupaten/kota untuk memberi arahan kepada penanggung jawab pendataan angka kemiskinan, khususnya di pedesaan,” katanya di Semarang, Selasa (16/2/2021).

Badan Pusat Statistik mencatat adanya penurunan angka kemiskinan di Jateng pada 2019 yang menduduki peringkat tertinggi di seluruh Indonesia.  Penurunan jumlah penduduk miskin di Jateng mencapai 0,22 persen atau sebanyak 63.830 orang hingga September 2019.

Taj Yasin menyebut penurunan angka kemiskinan dan pengangguran di Jawa Tengah tidak sesuai target yang telah di tentukan.

“Pada 2019 kita sudah bisa menekan, mengeluarkan, dan ‘mewisuda’ masyarakat yang ekonominya di bawah rata-rata, tapi sekarang memasukan lagi warga-warga rentan miskin,” ujar politikus Partai Persatuan Pembangunan itu.

Dalam hal ini untuk menekan angka kemiskinan dan pengangguran pada 2020 akibat pandemi Covid-19, ia meminta agar data pengangguran segera di perbarui agar bantuan dari pemerintah pusat bisa tepat sasaran.

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan