Wanita Ini Jadi Otak Kejahatan 2 Pengusaha Muda, Begini Modusnya

ABOUTSEMARANG – Masih ingat dengan aksi pencurian disertai kekerasan hingga korban dibuang di kawasan Sihar Bencah Tembalang dan mobil fortuner korban nomor polisi H 444 LDO dibawa kabur, Selasa (29/6).

Ternyata otak kejahatan dari aksi itu adalah seorang wanita bernama Siti Kholifah (26 tahun) warga Jalan Lamper Tengah Kota Semarang.

Petugas Resmob Polrestabes Semarang menangkap wanita tersebut dan tersangka lain bernama Agus Sentoso (30 tahun) warga Brangsong Kendal. Tersangka Agus ini diketahui merupakan residivis kasus yang sama pada tahun 2015 dan sempat menjalani hukuman 2 tahun penjara.

Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar yang didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Indra Mardiana menungkapkan jika Modus yang digunakan kedua tersangka ini awalnya ingin bekerja sama dengan korban Aldo Brilianta warga Kelapa Sawit Plamongan Indah dan Ginza Ghibran Maulana Malik warga Kabupaten Bandung.

“Pelaku Siti Kholifah ini mengajak korban untuk mengambil uang yang akan digunakan usaha bersama di homestay kawasan Palebon. Setelah kurang lebih 15 menit mengobrol, pelaku keluar kamar dan saat itu dua pria masuk dan langsung menyekap korban,” Ungkap Kombes Irwan Anwar dalam keterngan pers nya Kamis (22/7).

Petugas unit Resmob Polresrabes Semarang berhasil membekuk dua pelaku kasus pencurian disertai kekerasan (Curas) yang terjadi pada Selasa (29/6/21).

Kombes Irwan menyebut kedua korban tidak saja mengalami kekerasan tapi juga juga wajahnya ditutupi kain kemudian dibuang di Sigar Bencah.

Tersangka Siti Kholifah mengaku memang menjadi otak dari aksi kejahatan tersebut. Ia mengenal kedua korban yang merupakan pengusaha muda itu lewat media sosial seminggu sebelumnya. Ia kemudian merancang aksinya dengan melakukan janjian di sebuah Home Stay.

“Bertemu di sebuah tempat yang sudah disepakati, kami kemudian melakukan (kejahatan) itu,” ujar Siti Kholifah.

Usai melakukan penganiayaan dan membuang kedua korbannya, para tersangka kemudian membawa mobil fortuner korban.

“Setelah saya buang dan mengambil uang tunai saya bingung mobil akan dikemanakan, trus ditinggal di kabupaten Demak sementara kita bersembunyi ke kabupaten Madiun,” kata Siti.

Kedua tersangka berhasil ditangkap dalam pelariannya di kabupaten madiun. Sementara Polisi masih mencari dua orang pelaku lainya bernama Agus dan Budi yang sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). (ard)

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan