Warga Lemahputih Keluhkan Penyakit ini Akibat Banjir

Semarang, Jawa Tengah,- Beberapa hari kemarin hujan deras melanda Kota Semarang dan menyebabkan terjadinya banjir di sejumlah daerah, namun saat ini banjir sudah mulai surut dan aktivitas warga juga kembali normal.

Kendati demikian, adanya banjir berdampak pada kesehatan warga. Beberapa warga mengeluhkan gatal-gatal dan diare. Mayoritas lansia dan balita mengeluhkan penyakit serupa.

Dalam upaya mengatasi hal itu, LazisMu Kabupaten Grobogan menggandeng, MDMC Grobogan, PKU Muhammadiyah Gubug, PKU Muhammadiyah Godong, KL PKU Muhammadiyah Cepu, dan Banaser Tanggap Bencana Kecamatan Brati menggelar pengobatan gratis di desa setempat.

Pengobatan gratis di desa tersebut bukan berada di posko kesehatan, melainkan petugas medis mendatangi satu persatu rumah warga yang membutuhkan pertolongan. Saat menyambangi warga, tim medis bersama anggota PMI Grobogan, Relawan MDMC, dan Bagana Kecamatan Brati.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan di masing-masing rumah warga demi mencegah terjadinya kerumunan di masa pandemi Covid-19.

Salah satu anggota tim medis PKU Muhammadiyah Gubug, dr Emi Puspita Sari mengatakan rata-rata warga mengeluhkan gatal-gatal di bagian kaki, pusing dan diare. Menurutnya itu menjadi penyakit mengintai warga terdampak banjir.

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan