Warga Rasakan Cuaca Panas di Kota Semarang, BMKG Ungkap Penyebabnya

ABOUTSEMARANG – Warga Kota Semarang akhir-akhir ini mengeluhkan cuaca panas dan gerah pada siang hari.

Kondisi cuaca seperti ini tidak seperti hari-hari biasanya. Bahkan beberapa warga merasa tidak kuat berlama-lama di luar ruangan.

“Panas banget dua hari ini, matahari nya terik jadi gak kuat lama di luar,” ujar Siti Aminah warga Pedalangan Kota Semarang.

Cuaca panas di Kota Semarang dibenarkan oleh BMKG Ahmad Yani Semarang. Cuaca ini disebabkan karena adanya gerak semu matahari.

Menurut Kepala Data dan Informasi BMKG Ahmad Yani Semarang, Iis Widya Harmoko jika fenomena gerak semu matahari sebenarnya merupakan peristiwa biasa yang terjadi setiap tahunnya. Untuk periode kali ini matahari yang condong di utara sedang bergerak ke selatan.

BACA JUGA: DPRD Jateng Pertanyakan Pembelian 6 Isotank Saat Angka Covid-19 Turun

“Fenomena normal tahunan biasa yaitu gerak semu matahari,” kata Iis Widya Harmoko lewat pesan singkat dikutip detikcom, Kamis (2/8)).

Suhu udara tahun ini tidak sepanas tahun 2019 lalu yang mencapai 39 derajat Celcius di Kota Semarang. Tahun ini suhu terpanas terpantau terjadi pada 29 Agustus 2021 lalu.

“Terakhir terpantau pada tanggal 29 Agustus 2021 sebesar 35,2 derajat Celcius di Stasiun Meteorologi Ahmad Yani,” jelasnya.

Iis mengatakan suhu udara pada Agustus-September ini diprediksi berkisar antara 30 derajat Celcius-35 derajat Celcius. Kemudian puncaknya diprediksi terjadi pada Oktober mendatang.

“Saat ini kisaran suhu maksimum 33-35 derajat. Biasanya tertinggi akan terjadi di bulan Oktober,” jelasnya.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan