Wisatawan Dievakuasi dari Pulau Karimunjawa, Termasuk 49 Orang WNA

ABOUTSEMARANG – Wisatawan yang terjebak di Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah akhirnya bisa dievakuasi.

Sebanyak 500 wisatawan bersama warga lokal akhirnya dapat menyeberang dengan menumpang Kapal Motor (KM) Kelumutu pada Selasa malam, 27 Desember 2022 kemarin.

Seperti diketahui, para wisatawan dan warga lokal tidak bisa melakukan penyeberangan lantaran selama beberapa hari tertahan di Pulau Karimunjawa karena cuaca ekstrem serta tidak ada kapal yang bisa menyeberang.

Sementara itu, KM Kelimutu milik PT Pelni yang berangkat dari Kalimantan itu, tiba di Pelabuhan Legon Bajak Pulau Kemujan, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara pada Selasa sekitar pukul 20.40 WIB.

“Sedangkan keberangkatannya ke Semarang sesuai tujuan KM Kelimutu pada pukul 22.02 WIB dengan mengangkut penumpang dari Karimunjawa sebanyak 500 orang,” kata Komandan Komando Rayon Militer (Danramil) 10/Karimunjawa Kapten Inf Dedi Suhendi di Jepara, Selasa, 27 Desember 2022.

Kapten Inf Dedi Suhendi mengatakan di dalam kapal dari jumlah penumpang tersebut ada sebanyak 49 orang warga negara asing (WNA). Selebihnya merupakan warga negara Indonesia.

Nantinya, kata dia, wisatawan maupun warga lokal yang hendak menuju Jepara bisa menempuh jalur darat dari Semarang.

Sementara itu, relawan BPBD Jepara Rofiyono menambahkan sebelum kedatangan KM Kelimutu para wisatawan memang dipersiapkan terlebih dahulu di Pelabuhan Legon Bajak, termasuk warga lokal yang hendak menyeberang ke Jepara karena saat ini musim liburan.

“Ketika kapal tiba bisa langsung diangkut untuk diseberangkan ke Semarang,” ujarnya.

Camat Karimunjawa Muslikin menambahkan bantuan pengangkutan dari KM Kelimutu tersebut, tidak terlepas dari surat Pemkab Jepara yang mengajukan surat permohonan deviasi kapal Pelni KM Kelimutu ke Karimunjawa untuk mengangkut wisatawan yang tertahan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan RI pada 25 Desember 2022 yang ditandatangani Penjabat Bupati Jepara Edy Supriyanta.

BACA JUGA :   Waspada! BMKG Ingatkan Gelombang Sangat Tinggi di Laut Selatan JABAR-DIY Hingga 26 September 2022

Tercatat sejak tanggal 23-31 Desember 2022 dimungkinkan tidak ada kapal penyeberangan yang diizinkan berlayar untuk melayani pelayaran dari Jepara ke Karimunjawa sehingga mengakibatkan ratusan wisatawan tertahan di Karimunjawa.

Dengan keterbatasan kapal yang ada di Jepara, Pemkab Jepara mengajukan permohonan deviasi kapal Pelni KM Kelimutu untuk berlayar ke Karimunjawa mengevakuasi wisatawan yang tertahan serta mengirimkan bantuan bahan pokok makanan untuk masyarakat Karimunjawa, mengingat kapal tersebut sanggup melewati gelombang yang ada di perairan utara Pulau Jawa.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan