WNA Masuk Indonesia Saat Libur Nataru Wajib Sertai Bukti Booking Hotel Karantina

ABOUTSEMARANG – Bagi pelaku perjalanan internasional, termasuk warga negara asing (WNA) yang datang di Indonesia selama Natal dan Tahun Baru 2022 (Nataru) harus memiliki bukti pemesanan hotel untuk menjalani proses karantina terpusat dengan pembiayaan mandiri.

Aturan ini tercantum dalam Surat Edaran (SE) Nomor 26 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi Covid-19 yang diterbitkan Satgas Penanganan Covid-19.

Aturan ini mewajibkan seluruh pelaku perjalanan luar negeri untuk melakukan tes ulang RT-PCR pada saat kedatangan di Indonesia. Setelahnya, mereka harus menjalani karantina terpusat selama 10 x 24 jam.

Namun bedanya, Warga Negara Indonesia (WNI) seperti Pekerja Migran Indonesia (PMI) hingga pelajar/mahasiswa bakal melakukan RT-PCR dan karantina dengan biaya ditanggung pemerintah.

Sementara WNA termasuk diplomat asing, di luar kepala perwakilan asing dan keluarga kepala perwakilan asing harus menjalani karantina di tempat akomodasi karantina.

“Dalam hal pelaku perjalanan luar negeri melakukan karantina terpusat dengan pembiayaan mandiri, wajib menunjukkan bukti konfirmasi pembayaran atas pemesanan tempat akomodasi karantina dari penyedia akomodasi selama menetap di Indonesia,” tulis SE Nomor 26 Tahun 2021, dikutip Rabu (29/12/2021).

Tempat akomodasi karantina yang dimaksud merupakan hotel, dan wajib mendapatkan rekomendasi dari Satgas Penanganan Covid-19 yang telah memenuhi syarat dan ketentuan dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Beberapa syarat tersebut, antara lain untuk kebersihan (cleanliness), kesehatan (health), keamanan (safety), dan kelestarian lingkungan (environment sustainability)-(CHSE) dan kementerian yang membidangi urusan kesehatan untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya atau dinas provinsi yang membidangi urusan kesehatan di daerah terkait dengan sertifikasi protokol kesehatan Covid-19.

BACA JUGA: Kronologis Pasien Covid-19 Varian Omicron Lolos dari Karantina Wisma Atlet Jakarta

Namun bagaimana jika WNA tidak punya cukup uang untuk karantina di hotel?

Satgas Penanganan Covid-19 nantinya akan menagih pihak yang mengundang WNA bersangkutan untuk dimintai biaya karantina mandiri tersebut.

“Dalam hal WNA tidak dapat membiayai karantina mandiri dan/atau perawatannya di RS, maka pihak sponsor, K/L/BUMN yang memberikan pertimbangan izin masuk bagi WNA tersebut dapat dimintakan pertanggungjawaban yang dimaksud,” bunyi SE Nomor 26 Tahun 2021.**

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan