Ini Kata Manajemen Soal Video Diduga Pemain Persis Solo Hajar Pelaku Pelemparan Batu

ABOUTSEMARANG – Manajemen Persis Solo membenarkan terkait video diduga pemain Persis Solo tengah mengejar dan menghajar yang diduga merupakan pelaku pelemparan batu ke bus rombongan tim Persis Solo yang beredar di media sosial.

Hal tersebut disampaikan oleh Media officer Persis Solo Bryan Barcelona yang mengakui adanya kejadian itu.

Seperti diketahui, dalam video yang beredar itu nampak beberapa pemain seperti Ferdinan Sinaga, Shulton Fajar, Eky Taufiq yang mengejar pria berbaju abu-abu hingga masuk ke sebuah toko lalu memukul pria tersebut.

Kemudian datang beberapa pemain Persis Solo yang berusaha melerainya. Video itu kemudian menjadi buah bibir di media sosial.

Sementara itu, pihak manajemen Persis Solo akhirnya buka suara tekait insiden yang terekam video tersebut.

Media officer Persis Solo Bryan Barcelona mengatakan aksi tersebut sebagai upaya bela diri pemain dari pelaku. Menurutnya, yang melakukan pengejaran yakni pemain dan staf Official Persis Solo.

“Itu upaya bela diri karena pelaku adalah salah satu yang ikut melempari,” katanya dikutip About Semarang, Minggu, 29 Januari 2023.

Bryan juga menyampaikan bahwa para pemain melakukan hal tersebut lantaran apabila aksi tersebut dibiarkan maka kerumunan oknum-oknum tersebut masih akan melakukan pelemparan batu.

“Kalau kami tidak membela diri kerumunan masih akan terus melempari,”.ujarnya.

Lebih lanjut, usai mengejar beberapa pelaku, pemain Persis Solo mengamankan terduga pelaku pelemparan. Selanjutnya dibawa ke pihak yang berwajib.

“Setelah kita amankan, pelaku kami bawa ke pihak berwajib,” tuturnya.

Seperti diketahui, sebelumnya sebuah insiden bus yang ditumpangi para pemain dan tim official Persis Solo dilempari batu usai berlaga melawan Persita Tangerang di Stadion Indomilk Arena, Tangerang pada Sabtu, 28 Januari 2023 kemarin.

BACA JUGA :   Laga PSIS Semarang Vs Persebaya Segera Digelar, Bonek Diharap Patuhi Himbauan Ini

Manajer Persis Solo Erwin Widianto mengatakan sekelompok orang tak dikenal memulai penyerangan terhadap bus Laskar Sambernyawa sekitar jam 18.17 WIB di kawasan Kelapa Dua hingga pintu Tol Panunggangan.

“Akibat dari insiden tersebut, kaca dari bus pecah karena lemparan batu,” kata Erwin, Sabtu, 28 Januari 2023.***

Sharing:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan